Sunday, January 13, 2013

Aku Fikir Itu Kamu?!

Sesaat aku mencoba melepaskan angan ku dan segera ku ajak tubuh ini untuk kembali pulang ke peraduan dengan lebih dulu menyeberangi lautan, disaat itu pula aku melihat kamu.


Hal itu bermula ketika aku ingin pulang ke kota dimana tempat aku merantau. Dalam perjalanan aku tak pernah memikirkanmu, tak pernah berkhayal dapat bertemu kamu, dan tak ada sedikitpun  niat memberanikan diri untuk melihat wajahmu. Tapi malam itu, hal tersebut benar - benar terjadi.

Ketika kendaraan yang ku tumpangi telah tiba di pelabuhan Bakauheni, aku pun bergegas turun dan tak lupa menggendong tas kecil yang berisi barang bawaan ku. Setapak demi setapak aku berjalan ke pintu loket tempat penjual tiket naik kapal. Lalu, kedua kaki yang mulai lelah ini secara perlahan menaiki tangga - tangga yang tersedia untuk menuju ke dermaga dimana tempat kapal tersebut bersandar.

Dihadapanku terlihat sebuah kapal Ferry yang baru saja tiba dari Merak dengan membawa banyak penumpang. Karena tak sabarnya aku, aku pun langsung mempercepat langkahku agar bisa naik terlebih dahulu.

Disaat itulah tampak sesosok wanita cantik yang berdiri tepat di ambang pintu kapal penyeberangan pelabuhan Bakauheni yang menunggu tangga menyeberang menyambut langkah kedua kakinya yang telah siap mengambil langkah.

Aku terkejut sekaligus terkesima melihatnya. Karena wajah itu sangat mirip sekali dengan seseorang yang pernah singgah dihatiku. Tapi sayangnya, aku tak bisa terlalu dekat melihatnya dikarenakan armada tersebut belum sepenuhnya bersandar di dermaga.

Berkedip?.
Tidak.!!. Mata ini tidak berkedip saat melihat wajah yang ditutupi oleh masker tersebut. Dengan hati yang berdebar dan rasa penasaran. Aku terus memandangi wajah wanita tersebut, "ah, apakah ini dia?", bisik dalam hatiku.

Lambat laun, tangga penyeberangan telah sempurna melekat dibadan kapal. Dan wanita tadi dengan segera menginjakkan kakinya pada anak tangga tersebut. Secara bersamaan, mataku pun tak lepas memandangnya, memandang pesona yang ia pancarkan dari balik masker tersebut.

Seiring berjalannya waktu, jarak kami pun semakin dekat, dekat dan dekat. Dengan dibalut rasa takut, aku pun memberanikan diri untuk bertanya kepada wanita itu. "Hei, kamu mirip sekali dengan Wulan (mantan)?. Apa ini kamu?". Tanyaku.

Wajah yang saat itu layu seketika menjadi garang mendengar pertanyaanku tadi, dan mata itu melihatku dengan rasa aneh. Ia pun segera membuka masker yang ia kenakan sejak tadi. Dan!! Ah, ternyata itu bukan wanita yang sedang aku fikirkan.

Lama aku terpaku melihatnya, ia pun menjawab "Maaf mas, kamu salah orang." Pungkasnya sambil melayangkan senyumannya kepadaku. Aku pun dengan sedikit wajah malu - malu tapi gak malu -maluin, membalas senyumnya sambil berkata "oh, maaf ya mbak, aku fikir kamu mantan saya. Tapi ternyata bukan". Jawabku.

Rasa berdebar dalam hati belum hilang ketika ia melanjutkan langkahnya untuk segera menuju ke terminal. Dan seketika itu pula, aku memalingkan muka ku dan segera kuputuskan untuk segera naik kapal tersebut sebelum ia berangkat.

Dalam hati selalu bertanya, Aku fikir itu kamu, aku fikir itu kamu, dan aku fikir itu kamu?!. Hanya itu pertanyaan yang bersarang dibenakku. Huft, tarik nafas yang dalam, aku pun segera mengambil rokok dalam saku ku, dan segera aku keluarkan smartphone kesayanganku dan segera ku tulis pengalaman ku tadi ketika bertemu dengan wanita yang mirip sekali dengan mantan yang paling aku cintai dengan judul " Aku Fikir itu Kamu?!.

Sekian

No comments:

Post a Comment